pendaki meninggal di everest

JAKARTA – Helikopter berhasil membawa turun jasad pendaki asal Belanda yang meninggal di Everest seminggu lalu. Eric Arnold (35) berhasil mencapai puncak Everest pada Jum’at (20/5), tapi kemudian meninggal ketika berusaha turun karena penyakit ketinggian di dekat South Col pada ketinggian 8.000 meter.

Tim Pendaki berhasil membawa turun jasad Arnold hingga Camp 2 untuk selanjutnya dibawa menggunakan Helikopter menuju rumah sakit di ibukota Kathmandu, Nepal. Setelah dari Kathmandu, akan lanjut dibawa ke Morgue. Sementara itu, ketua ekspedisi, Arnold Coster menemani jasad kawannya itu.

“Pendaki lain melaporkan bahwa mereka menemukan mayat lain di daerah itu.” Ujar, Gyanendra Shrestha dari Departemen Mountaineering. Waktu semakin sempit untuk melakukan pencarian karena cuaca buruk dan hujan Monsoon yang mengancam di akhir Mei.

Di atas sana, jasad pendaki Australia, Maria Strydom dan pendaki India, Subhash Paul masih menunggu untuk evakuasi. Sementara itu, dua pendaki India lainnya masih belum ditemukan. Jika keduanya dikonfirmasi meninggal, maka akan melengkapi daftar orang meninggal di Everest tahun ini menjadi lima orang. Kita semua tentu mengharapkan musim pendakian yang aman setelah dua musim pendakian yang tertunda. (fir/ sumber: abcnews.go.com)

Similar Posts