pemanjatan pertama yosemite

JAKARTA – Pemanjat legendaris Royal Robbin meninggal pada Selasa 14 Maret 2017 di Modesto, California, Amerika Serikat. Pemanjat yang menjadi pelopor di Lembah Yosemite. Pemanjatan Royal Robbins membuka tebing tebing El Capitan, Half Dome dan Salathe Wall menjadi pusat panjat tebing jalur panjang dunia. Royal Robbins mempraktikan clean climbing, pemanjatan hanya menggunakan mur yang diikat dengan tali sebagai stopper atau chock.  Robbins bahkan menghindari penggunaan piton, dan jika digunakan akan menjadi titik jangkar.

Robbins menghembuskan nafas terakhir pada usia 82tahun setelah sakit berkepanjangan. Ia meninggalkan istri dan dua anak. Royal Robbins pun meninggalkan usaha pakaian yang sukses. Berita duka ini diumumkan pada Kamis 16 Maret oleh Michael Millenacker pimpinan perusahaan aparel Royal Robbins.

Alex Honnold pemanjat free solo Amerika yang terkemuka masa kini mencuit: “Duka mendengar kabar meninggalnya Royal Robbins. Ia menginspirasi saya secara pribadi karena menekankan pada gaya panjat rapih (clean), sederhana. Ia legenda besar. Sesuatu yang kita semua bisa panut.”

Royal Shannon Robbin dilahirkan 3 Februari 1935 di West Virginia, AS. Ia pindah ke Los Angeles, California saat masih kecil. Tumbuh dewasa dengan hobi panjat. Robbins dalam wawancara tahun 2010 mengenang latihan nyalinya pada masa remaja dengan melompat dari gerbong kereta ke gerbong kereta yang berlawanan arah.

pemanjatan pertama yosemite
Royal Robbins pada pemanjatan Half Dome 1957 ( www. royalrobbins.com.)

Robbins memanjat Half Dome pada 1957 bersama tiga teman. Ia dikenal sebagai pemanjat dinding besar dengan menggunakan sepatu tenis merek Tretron. Robbins juga memanjat Salathe Wall selama sembilan hari pada 1961 yang pada masa itu dianggap jalur tersulit di dunia. Ia juga yang pertama mencapai puncak El Capitan secara solo pada 1968.

Robbins masa itu bekerja sebagai akuntan di sebuah bank di Los Angeles. Namun ia lebih suka berada di Camp 4, tempat kumpul para gembel panjat atau dirtbag climbers. Mereka adalah pemanjat terkemuka Amerika yang berkumpul hidup seadanya karena mereka lebih suka panjat tebing daripada kerja lainnya.

Di Camp 4 Yosemite ini Robbins bertemu dengan Liz Burkner yang bekerja sebagai concierge di Ahwahnee Hotel Mereka menikah pada 1963 dan Robbins merayakan 10tahun pemanjatannya di Half Dome dengan ditemani istrinya, menjadikan Liz perempuan pertama memanjat rute di Half Dome Yosemite.

Di puncak pasangan ini difoto oleh seorang turis. Robbins hanya mengenakan celana khaki yang sudah rapuh dan kaos oblong, sedangkan Liz celana jins yang dipotong dengan switer berleher. Melihat hasil foto ini mereka memutuskan untuk membuat usaha aparel untuk petualangan dan perjalanan.

Usaha dengan menggunakan nama sendiri ini maju hingga dari toko kecil di garasi mereka di kota Modesto, bertambah jadi dua di Berkeley. Dan akhirnya, mempekerjakan Millenacker yang berpengalaman di dunia fashion New York sebagai manajer sales nasional. Selain gaji, Robbin memberikan tambahan pelajaran panjat bagi yang akhirnya mejadi Chief Executive Officernya. Pada tahun 2001 Robbins menjual usahanya yang awalnya disebut Royal Robbins Mountain Shop. Ketika itu nilai penjualan pertahunnya sudah 10juta dolar.

Robbins yang mengaku hanya takut pada pensiun, memang tidak berhenti. Ia pada masa tuanya aktif ber-kayak. Saat ia berusia 70 tahun, Royal Shannon Robbins masih memanjat. Ia memanjat jalur 200 meter, After Six di Yosemite. Robbins manjat tanpa tali. “Karena lebih sulit manjat seperti ini,” ungkapnya. (ads/ berbagai sumber)

Fotou utama: Royal Robbins (3 Februari 1937- 14 Maret 2017) pada 2009. (Brian Ramsay / Modesto Bee)

Similar Posts