pendiri yepe meninggal

[Obituari]

JAKARTA – Heroe Soeprapto pendiri Yepe, organisasi pendaki gunung di Malang telah berpulang ke haribaan Allah. Berita disebarkan keluarga pada tengah hari 21 September 2017, dari Rumah Sakit Haji Pondok Gede. Menurut rencana akan dimakamkan pada Jumat (22/9) pagi di Pemakaman Giri Tama,  Tonjong Bogor.

Jenazah disemayamkan di rumah pribadi almarhum di Kompleks Bumi Harapan Permai, Kampung Dukuh Jakarta Timur. Rumah di Jakarta yang sejak lama ditempati almarhum bersama keluarga, saat masih bertugas di perusahaan minyak di Kalimantan Timur.  Heroe Soeprapto saat remaja bersama Alex Pitoyo, Goendoel  Soebandi,  dan Soedarmadji mengikrakan berdirinya Young Pioneers Mountain Climbers dari puncak Mahameru di Gunung Semeru pada 1 November 1969. Organisasi yang berevolusi menjadi Yepe.

Mas Heroe dan Mbak Bina, suami istri yang aktif di berbagai organisasi termasuk di Federasi Panjat Tebing Indonesia, sebagaimana keduanya kerap dipanggil sesama pengurus. Di FPTI, Mas Heroe menangangi bidang organisasi dan menyumbang perubahan anggaran dasar organisasi. Sedangkan di Porlasi, Mas Heroe adalah juri internasional lomba layar.

Mas Heroe lahir pada 1949. Perawakan tinggi dengan kulit terang pada masa kanak-kanak sering diejek kawan-kawannya, “VOC datang…VOC datang!” Memang penampilannya menonjol dan kemampuan bernyanyi mirip Louis Amstrong banyak dikenang oleh rekan-rekannya di organisasi olahraga maupun di kalangan pencinta alam.  Mas Heroe yang mirip orang Barat menuliskan dalam buku 40tahun Yepe, organisasi pendaki yang berdiri sebagai jawaban atas merebaknya budaya barat seperti pesta dansa. Yepe tumbuh dan melahirkan petualangan dari Malang dan sekitarnya.  Jejak di alam yang oleh Mas Heroe dituliskan “bukan ciptaan siapa siapa.” Ia berpulang dalam usia 68tahun. (ads)

Similar Posts