JAKARTA – Penantian lama pengarung jeram tuntas pada 20 September 2016. Eksebisi lomba arung jeram  PON XIX ditutup.  Banten memperoleh tiga emas pada Sprint Putri empat pedayung (R4) dan enam pedayung (R6), serta Head to Head Putra R6. Jawa Timur meraih juga tiga emas, namun Banten unggul pada perolehan Perak, dengan Head to Head Putra dan Putri R4, Head to Head Putri R6. Banten memegang juara umum, diatas Jawa Timur yang memperoleh dua perak.

hasil eksebisi arung jeram pon xix
Lomba disiplin head to  head kategori putri R4 pada Eksebisi PON XIX, 16 September di  Cimandiri, Sukabumi. (adiseno)

Eksebisi berlangsung di sungai Cimandiri, Sukabumi, dibuka pada 17 September oleh Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia (PB FAJI), yang sekaligus Komandan Korps Marinir, Mayjen Mar. RM Trusono. Venue lomba dilangsungkan di kawasan wisata arung jeram dengan memanfaatkan fasilitas Riam Jeram dan Cherokee yang sudah satu dekade beroperasi di sana.

Berbeda dengan Kejuaraan Nasional yang rutin dilangsungkan PB FAJI, hasil eksebisi PON XIX menunjukan perolehan prestasi yang lebih merata. Sebelumnya juara didominasi DKI, Jawa Barat dan Banten. Selain Banten, Jawa Timur, DKI Jakarta memperoleh dua emas, Jawa Tengah dua emas. Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur yang merupakan pendatang baru dalam ajang lomba tingkat nasional juga masing-masing memperoleh dua emas. (ads)

Hasil Perolehan Medali Eksebisi Arung Jeram PON  XIX

hasil eksebisi arung jeram pon xix
(www.faji .org)

Foto utama: Upacara penyerahan Medali  Emas kepada tim putri Banten oleh tokoh arung jeram Dondy Rahardjo pada 16 September  di fasilitas wisata arung jeram  Cimandiri, Sukabumi. (adiseno)

Similar Posts