JAKARTA – Banyak perkumpulan yang berbasis komunitas, kami salah satunya. Berteman semenjak menyukai kegiatan alam bebas, sampai akhirnya kami kembali menggeluti kegiatan yang sama yaitu menyelam.

Pelatihan dan sertifikasi bagi penyelam sangatlah penting sebelum kita melakukan kegiatan tersebut. Kita harus mempelajari pengetahuan/teori tentang penyelaman dan keterampilan/skill menyelam. Sertifikasi pelatihan selam harus didapat dari agensi selam yang diakui internasional, dengan berbekal sertifikat selam tersebut kita dapat melakukan kegiatan selam dimanapun.

divingNational Association Underwater Instructor (NAUI) adalah agensi selam tertua di dunia yang berdiri sejak 1960 dengan motonya Dive Safety Through Education. Ketertarikan kami bukan hanya pada kegiatan selam pada awalnya, tapi justru karena moto yang disuguhkan oleh NAUI. Saat pelatihan kami bukan hanya belajar agar terampil menyelam, tapi justru kami ditekankan pada hal yang jauh lebih penting tentang menyelam yaitu pengetahuan/teori tentang selam.

Keterampilan selam sebetulnya sangat mudah dipelajari dengan dua hari berlatih semua keterampilan selam sudah dapat di pelajari. Pengetahuan tentang peralatan selam, sains penyelaman, bagaimana menjadi penyelam yang bertanggung jawab, dan tentang lingkungan bawah lautlah yang sebenarnya jauh lebih penting.

Kami putuskan untuk  mengikuti pendidikan dan pelatihan selam, dimulai dari tingkat awal (scuba diver) sampai akhirnya komunitas kami mempunyai 3 (tiga) orang instruktur dan 2 (dua) orang dive master.

Kekayaan wisata bahari Negara Kesatuan Republik Indonesia sudah tidak dipungkiri lagi. Konon 75% jenis biota bawah laut di dunia di miliki oleh negara kita. Dari Sabang sampai Merauke, bukan saja berjajar pulau-pulau melainkan keindahan yang sungguh luar biasa dari biota laut yang tidak bisa dinikmati jika tidak menyelam. Yang masih sungguh disayangkan adalah kekayaan biota bawah laut kita masih lebih banyak di kunjungi oleh wisatawan luar negeri. (Ganis)

Similar Posts